Hero2 - Copy

Pahlawan Wakaf

Tahukah Anda apa yang menjadi sesuatu yang signifikan di tahun 2016 ini? Barangkali Anda yang mengikuti sirkulasi dunia sinema akan menyadari sesuatu bahwa tahun ini adalah tahunnya superhero. Ya, dengan agenda rilis film pada 2016 yang disesaki oleh film-film bertemakan pahlawan super, rasanya sah-sah saja bila anggapan tersebut berkembang di kalangan masyarakat.

Deadpool (Marvel), Batman vs Superman: Dawn of Justice (DC), serta Captain America: Civil War (Marvel) adalah segelintir contoh film hasil adaptasi dari produsen komik-komik kenamaan Amerika, yaitu Marvel dan DC Comics. Kepopuleran cerita fiktif ini seolah menyiratkan bahwa di dalam lubuk hati  yang paling dalam kita mendambakan sesosok pahlawan yang senantiasa menolong orang-orang lemah.

Sepertinya konsep pahlawan dalam komik yang kebanyakan dideskripsikan sebagai karakter berkekuatan super telah menggeser pandangan mata kita terhadap pahlawan-pahlawan di dunia nyata. Mungkin kita tidak sadar bahwa masing-masing dari diri manusia telah dititipi peran sebagai pahlawan. Sejak lahir kita telah diberi amanah oleh Allah swt. untuk saling tolong-menolong. Mereka yang sepatutnya kita tolong adalah orang-orang yang lemah, yang bernasib kurang beruntung, dan pastinya yang membutuhkan pertolongan dari saudara-saudaranya yang lebih mampu.

Ada banyak usaha yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka, salah satunya adalah dengan berwakaf. Dengan berwakaf, kita bisa menyerahkan harta benda guna dimanfaatkan oleh orang lain yang membutuhkan dalam jangka waktu tertentu atau untuk selamanya. Pemberian manfaat ini tentunya sangat berguna bagi kelangsungan hidup mereka.

Adalah BWA atau Badan Wakaf Al-Qur’an yang berperan sebagai lembaga perantara bagi wakif yang ingin memberikan bantuannya kepada penerima wakaf. BWA merupakan salah satu klien Syafa’at yang tengah digarap marcomm-nya (marketing communication). Jika BWA adalah pahlawannya, maka Syafa’at adalah sekutunya. Syafa’at adalah Batman bagi Superman yang membentuk suatu kekuatan gabungan untuk menegakan keadilan. Syafa’at lah yang memberikan dukungan penuh untuk memenuhi visi BWA dalam menjadi lembaga filantropi yang mampu mengembangkan potensi wakaf untuk kemaslahatan ummat.

Di sini Syafa’at berperan dalam memberikan rekomendasi strategi marcomm sebagai konstelasi tahapan-tahapan komunikasi pemasaran yang akan dijalankan oleh BWA. Tahapan-tahapan ini kemudian akan dipetakan ke jalur komunikasi online dan offline sesuai dengan konsep yang telah dibuat oleh tim Strategic Planner. Syafa’at juga menyuplai senjata-senjata komunikasi berupa produk kreatif yang merupakan hasil kreasi dari tim Creative untuk mendukung kegiatan BWA di medan perang. Kemudian bahan-bahan tersebut disampaikan oleh Account Executive kepada BWA. Pada ujung proses inilah BWA akan mengimplementasikan semua arahan Syafa’at dalam menyuarakan ajakan kepada masyarakat untuk berwakaf.

Kerja sama ini menciptakan dampak kontribusi oleh BWA dan Syafa’at yang tidak hanya berkonsentrasi dalam pemberdayaan kesejahteraan ummat, tapi juga menyalakan peran pahlawan dalam diri masing-masing wakif. Tentu kemunculan pahlawan dalam diri kita sangat diharapkan oleh mereka. Bayangkan tentang apa yang bisa mereka dapatkan dari pertolongan kita. Mereka yang sakit bisa kembali sehat, mereka yang putus sekolah bisa kembali belajar, mereka yang pengangguran bisa kembali produktif, ada banyak nilai positif yang lahir dari aksi kepahlawanan kita.

Tentunya ini tidak hanya memberikan aliran kebaikan terhadap si penerima wakaf, tapi juga bagi wakifnya sendiri, karena pahala yang didapat akan mengalir abadi. Inilah suatu kesempurnaan pahlawan dalam dunia yang sebenarnya.

 

Tulisan dan Ilustrasi oleh: Idham Hanafiah – Strategic Planner